@muhamadmardiana_

Rabb,
Engkau ciptakan gunung untuk menampung air
Menyimpan dibalik pohon, bersemayam duduk bertasbih kepadamu
Menunggu aliran sungai-sungai kecil, menunggu aliran sungai yang besar
Mengalir kearah laut, membangun kemanusiaan dan kemakmuran
 
Maafkan aku ya alloh
Yang menyianyiakan air ketika hujan dan mencarinya ketika kemarau
Maafkan aku atas keserakahanku membabat hutan berjuta-juta hektar
Menghabisinya hanya untuk atas nama kemakmuran rakyat
                                        
Berikan kesempatan kepada kami untuk menanam kembali
Memelihara lereng-lereng yang indah, menyisir air yang mengalir dengan jernih
Berlayar menuju samudra kemakmuran
Atas nama cinta dan kemanusiaan
 
Rabb,
Kau ciptakan aku dari tanah
Tapi hari ini aku tak mau bersentuhan dengan tanah
Kuhancurkan tanah, ku beton tanah
Kakiku tak mau menyentuhnya
 
Rabb,
Kau ciptakan aku dari angin
Tapi seluruh jendela rumahku kututup rapat
Seakan aku tak membutuhkannya
 
Rabb,
Kau ciptakan aku dari matahari
Tapi aku berlali dari matahari
Aku tak mau melihatnya kembali
 
Rabb,
Kau ciptakan aku dari air
Tapi aku berlari dari air
Kuhabisi sumber-sumber air
Seakan aku tak membutuhkannya
 
Maafakan aku ya rabb,
Jangan turunkan bencana yang lebih besar lagi
Atas kekufuranku terhadap alam yang engkau ciptakan
Berikan kelapangan dan ampunan kepada kami
 
Para pendusta suluruh ayat-ayat yang engkau turunkan
Ayat yang tertulis dalam alqur’an
Dan alam raya yang luas ini
Yang aku nistai dan aku nodai.
 
Rabb,
Kau ciptakan malam dengan gemerlap bintang dilangit
Kau heningkan seluruh alam agar seluruh mahlukmu bersujud
Melampaui malam mengarungi mimpi indah
Menjelang sang pajar menyongsong pagi yang penuh dengan harapan
 
Kini semuanya ku nistakan
Malamku tetap berlari mecari apa yang tak pernah kudapat
Ketika siang kau gelapkan aku, kau hinakan aku
Aku tak tau arah kemana berjalan
 
Ketika aku lihat barat seperti timur
Ketika aku lihat utara seperti selatan
Maafkan aku ya rabb...
Yang telah melupakan malam yang engkau ciptakan
 
Akhirnya aku tersesat ketika siang berjalan.