Bahagialah

entah bagaimana lagi aku tulis tentang perjalanan kita.
sebab kata sudah tersusun menjadi kalimat penuh makna.
tentang rasa
tentang tangis
bahkan kebahagiaan.

jika aku bisa memilih kamu
diantara pilihan sulit dalam hidupku...
mungkin aku takan seperti ini
terluka? iya!
bahkan sejadi-jadinya
tapi hidup adalah pilihan.
dan aku tidak memilihmu bukan berarti aku tak berpihak padamu.

jalanku atau takdir yang membuat seperti ini.
aku harus rela melepasmu
menuju kebahagiaan yang dulu pernah kita nikmati
walapun rancangan-rancangan kebahagiaan itu berkeping pergi

bahagialah
walaupun
tidak bersamaku.
aku akan tetap menjadi aku yang kamu kenal dulu.
hingga suatu waktu aku akan seperti mu
mendapatkan kebahagiaan yang mungkin tuhan beri kepadaku.

-abah khanaya.